" Karena cinta hanya mampu menangkap yang baik, jadi bila kamu merasa jatuh dan tak tertangkap, dia berarti bukan yang terbaik untukmu"
Bagaimana kalau seseorang yang berarti bagimu, adalah seseorang yang tidak ingin kamu cintai atau seseorang yang justru mencintai seseorang selain kamu ??
Maka aku tetap mencintainya !!! Mencintainya dengan berani.
Dengan cara apa ??
Tentu saja dengan cara yang baik, itu tidaklah mustahil. walaupun itu mungkin akan mudah aku lewati.
Ya aku akan melepaskannya. Seberapa pun sulit aku akan tetap melepaskannya. Karena beberapa orang memang datang ke dalam hidupku, agar aku mengerti pahitnya tidak dicintai kembali. Dan itu bukan masalah besar. Aku pasti akan sedih. Tetapi aku pasti bisa melewati kesedihan itu.
Lalu, bagaimana bisa tetap mencintainya dengan tetap memilih melepaskannya ??
Tentu saja dengan tetap mendoakannya. Berdoa agar seseorang yang tengah dia cintai memiliki setidaknya cinta yang lebih baik dari yang aku miliki. Karena kalau sampai tidak, aku tidak bisa lagi menemaninya, Aku kan sudah melepaskannya, Ingatt ???
Dan, apa ini akan semudah itu ??
Aku tidak pernah menulis bahwa ini akan mudah, maka hanya mereka yang bersedia mencintai dengan beranilah yang sanggup melakukannya. Apa pun yang kita biarkan masuk ke hati kita, kita bertanggungjawab penuh atas keberadaan dan kehilangannya.
Aku hanya sedang mencoba mencintainya dengan penuh rasa tanggungjawab. Maka aku tidak akan pernah lagi kembali padanya -atau membiarkannya kembali padaku. Lagi pula, tidak pernah ada yang mengatakan bahwa kalimat mencintainya dengan baik adalah berarti harus terus bertahan di sisinya, kan ???
Pasti bisa melakukannya ??
Harus. Karena cinta hanya mampu menangkap yang baik, jadi bila kamu merasa jatuh dan tak tertangkap, dia berarti bukan yang terbaik untukmu.
Dan apakah ini mencintai dengan cara yang baik ?? Bukankah kehilangan adalah hal yang tidak diinginkan siapa pun ??
Tentu saja. Kamu tahu, banyak sekali manusia yang terjebak kata baik di dalam kalimat itu. Banyak orang yang mendengar kata baik lalu lantas berpikir bahwa hanya hal -hal menyenangkan sajalah yang bisa mereka pilih dalam mencintai seseorang. mereka melupakan sesuatu, bahwa bisa jadi pergi atau melepaskan pun adalah pilihan yang bararti baik. Manusia hanya lebih suka mengingat bahwa kepergian akan membuat mereka merasa kehilangan, dan kehilangan akan membuat mereka merana.
Padahal sesungguhnya, kehilangan adalah hal yang pasti akan terlewati dan terhapus oleh pertemuan kembali, bila kita mau memberi 'pertemuan' kesempatan untuk datang. Sayangnya, tidak banyak yang percaya bahwa pertemuan kembali itu pasti benar-benar akan datang.
Mencintailah dengan berani, Berani patah hati untuk kembali dipertemukan dengan yang lebih baik misalnya.
Bukankah ketika seseorang berarti bagimu, seberapa pun sulit terlihat, kamu akan selalu menemukan cara untuk mencintainya dengan baik ???
Tentu saja
Dengan baik, bukan dengan Bodoh
Dengan baik, Bukan dengan Ceroboh
"Memberi Jarak pada Cinta dan Kehilangan-Kehilangan yang Baik" -FALAFU-




